Asep Robin, "Yang Paling Penting adalah Bermanfaat Bagi Masyarakat"
Foto: IST
Asep Robin, S.H., M.H., Wakil Ketua BAPEMPERDA DPRD Kota Bandung berfoto bersama saat mengisi Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026.
Author: Muhamad Basuki
BANDUNG, PRIANGANPOS.COM - Bagi warga Mandalajati, Antapani, Arcamanik, Ujung Berung, Cibiru dan sekitarnya, sosok Asep Robin bukanlah figur asing. Dalam deretan bangku reses, ia duduk sejajar, menatap dalam mata para ibu yang merindukan jaminan kesehatan keluarga, serta mendengarkan bisikan para ayah yang memimpikan kepastian ekonomi dapur mereka. Setiap pengaduan ditampungnya dengan keheningan yang tulus, seolah merasai langsung getar beban hidup yang dipikul oleh konstituennya.
“Bapak ibu sekalian, bahwa kenapa saya harus jadi anggota DPRD Kota Bandung, tentunya saya harus bisa memberikan manfaat lebih, terhadap orang banyak. Bukan hanya ‘gagayaan’jadi anggota DPRD. Kalau saya tidak bermanfaat bagi rakyat, buat apa saya menyandang jadi anggota DPRD yang terhormat, kalau tidak bisa memberi manfaat bagi bapak ibu semua,” tutur Asep Robin disambut sorak sorai Sahabat Asep Robin dengan antusias (29/8/2026).
Kehangatan interaksi tersebut menjelma menjadi denyut harapan baru yang menembus hingga ke tatanan keluarga termiskin di sudut Dapil 3. Aspirasi yang diserap tidak dibiarkan menguap menjadi angin lalu, melainkan dikawal menjadi program aksi nyata. Mulai dari dorongan perbaikan sarana pemukiman, akses bantuan sosial yang tepat sasaran, hingga advokasi kebijakan daerah yang memihak pada hak-hak dasar rakyat. Dampak positif ini merembet pelan namun pasti, menghadirkan ketenangan di meja makan keluarga, tempat ukiran senyum anak-anak kembali terkembang karena masa depan yang terasa lebih pasti.
Sebagai jembatan aspirasi di BAPEMPERDA, Asep Robin memadukan keahlian hukum dan ketajaman nuraninya untuk memastikan setiap regulasi kota berjiwa kerakyatan. Ia memperjuangkan agar wujud pembangunan tidak hanya berupa megah gedung beton, melainkan juga perlindungan sosial yang kokoh bagi rakyat kecil. Kerja sunyi yang terus dibuktikannya ini, menjadi bukti nyata komitmennya: memperjuangkan solusi atas setiap keluhan, dan mengawal pembangunan agar tidak ada satu pun keluarga yang tertinggal di balik arus modernisasi Kota Bandung.
Langkah perjuangan ini masih panjang, namun pilar-pilar kebaikan telah tertanam kuat di hati warga. Pertemuan reses tersebut menegaskan kembali bahwa politik, jika dijalankan dengan ketulusan nurani, adalah seni merawat kemanusiaan. Bersama masyarakat Mandalajati hingga Cibiru, Asep Robin terus berjalan bergandengan tangan, menganyam impian bersama untuk mewujudkan Kota Bandung yang tidak hanya maju dan sejahtera, tetapi juga memeluk erat warga kecilnya dalam keadilan yang hakiki.
“Reses adalah masa jeda atau di luar masa sidang ketika anggota parlemen (seperti DPR atau DPRD) keluar dari gedung dewan untuk melakukan kunjungan kerja dan menemui konstituen di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Semoga bisa memberikan manfaat. Tetap kompak, tetap bergerak dan semoga bisa berdampak,” pungkas Asep Robin.***
Editor: Ibnu